International Folklore Festival

Kota Tangerang kembali membuat sebuah sejarah kebudayaan. Untuk yang pertama event Kesenian rakyat Internasional (International Folklore Festival) dengan tema Festival Budaya Tangerang International Folklore 2016 ini di gelar di Kota Tangerang. Acara yang dilaksanakan dari tanggal 21-27 Agustus 2016 diikuti empat negara yakni Filipina, India, Sri Lanka dan Meksiko. Mereka akan menampilkan kesenian rakyat dari negara masing-masing. SMK PGRI 1 Tangerang terpilih sebagai salah satu sekolah yang turut andil bagian dalam ajang bergengsi ini.

“Folklore Festival” sendiri merupakan sebuah festival kesenian rakyat dan biasa diadakan untuk melestarikan serta mempertunjukkan tarian dari daerahnya. “Folklore Festival” bermula di negara-negara Eropa, salah satunya adalah Perancis. Di Perancis sendiri, International Folklore Festival telah berusia lebih 40 tahun.

Sedangkan terpilihnya Kota Tangerang sebagai tuan rumah sekaligus mewakili Indonesia dalam event ini karena  Kota Tangerang dianggap sebagai kota yang memiliki keunikan budaya tersendiri karena terdapat beberapa etnis dan budaya di dalamnya.

SMK PGRI 1 Tangerang merupakan SMK dan sekolah swasta satu-satunya yang mendapat kehormatan didatangi oleh salah satu negara, yaitu India. SMK PGRI 1 Tangerang dan duta dari India saling menampilkan tariannya di halaman sekolah.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Tangerang, Raden Rina Hernangsih mengatakan  acara tersebut adalah lebih kepada pertukaran kebudayaan beberapa negara yang kebetulan diikuti oleh empat negara serta 100 penari dan pemusik semi profesional berkolaborasi dengan komunitas komunitas budaya yang ada dalam dan di luar Kota Tangerang untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.

Menurut Rina, acara Festival Budaya Tangerang International Folklore 2016 itu akan lebih banyak diikuti para pelajar SMU atau mahasiswa/i yang saling bertukar  kebudayaan. “Kebetulan para pelajar dari  keempat negara ini, tengah memanfaatkan waktu libur di Indonesia dengan cara menggelar pertukaran kebudayaan. Dan kebetulan ini event bagus buat memperkenalkan Pariwisata Kota Tangerang di ajang internasional, sekaligus memperkenalkan budaya yang ditampilkan para pelajar di Kota Tangerang maupun di luar kota Tangerang,” jelas Rina.

Rangkaian acara budaya dari negara masing masing selama tujuh hari tersebut digelar di alun-alun lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, pembukaan sendiri akan dimulai, Minggu (21/08) malam di halaman pusat pemerintahan Kota Tangerang.

Leave a Reply